Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Berita

MAKI: Kok Berani Pegawai KPK Main Judi Online, Terkesan Menantang Hukum

8
×

MAKI: Kok Berani Pegawai KPK Main Judi Online, Terkesan Menantang Hukum

Share this article
MAKI: Kok Berani Pegawai KPK Main Judi Online, Terkesan Menantang Hukum
Example 468x60

Jakarta

Sejumlah pegawai KPK terlibat judi online. Publik Antikorupsi Tanah Air (MAKI) menafsirkan sanksi pemecatan harus diberikan untuk pegawai yang digunakan terlibat.

Example 300x600

“Insan KPK harus bersih pelanggaran hukum pidana,” kata Koordinator MAKI Boyamin Saiman pada waktu dihubungi, Hari Senin (8/7/2024).

Boyamin mengungkapkan tiap pegawai KPK seharusnya memiliki kesadaran untuk bebas dari pelanggaran hukum. Dia menafsirkan pengetahuan akan hukum itu seharusnya memproduksi pegawai KPK bisa saja menjauhi pelanggaran pidana.

Boyamin menjelaskan aturan mengenai larangan judi online termuat pada Pasal 303 KUHP. Larangan itu juga tercantum di UU ITE Pasal 27 ayat 2.

“KUHP ancaman 5 tahun untuk judi biasa kalau judol kena 6 tahun denda Rupiah 1 miliar. Artinya judol tambahan dilarang kok berani-beraninya pegawai KPK main judol maka terkesan menantang hukum sehingga harus dipecat,” kata Boyamin.

ADVERTISEMENT

Menurut Boyamin, KPK harus tidaklah memberikan toleransi terhadap pegawainya yang digunakan terlibat judi online. Sanksi ringan dikhawatirkan tiada akan memberikan efek jera dan juga mungkin membinasakan KPK secara kelembagaan.

“Jika dibiarkan maka lama-lama pegawai KPK yang dimaksud akan menyalahgunakan kewenangan termasuk memeras demi dapat uang untuk main judol. Akibatnya KPK akan makin rusak jikalau toleran terhadap pegawai yang digunakan main judol,” ujar Boyamin.

Boyamin menambahkan KPK juga tiada miliki alasan untuk mempertahankan pegawainya yang tersebut terlibat judi online. Dia meyakini pegawai yang dimaksud tak mampu fokus di bekerja sehingga menyebabkan kerja pemberantasan korupsi pada KPK tidaklah efektif.

“Orang judi termasuk judol pasti nggak dapat konsentrasi kerja padahal ke KPK dituntut kerja keras level tinggi. Maka pegawai KPK yang judol dipastikan akan pemalas juga bisa jadi menular kemalasannya. Rakyat kehilangan memberikan pendapatan untuk mereka,” tutur Boyamin.

Temuan Pegawai KPK Terlibat Judi Online

KPK menemukan sebagian pegawainya yang dimaksud terlibat judi online (judol). KPK mengutarakan akan memberantas hal yang dimaksud agar tidak ada menular ke sejumlah pihak.

“Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah terjadi memperoleh informasi terkait judi online yang mana diduga melibatkan beberapa pegawai,” kata Jubir KPK Tessa Mahardhika pada keterangannya terhadap wartawan, Awal Minggu (8/7/2024).

Tessa mengatakan, berdasarkan penelusuran awal, ada beberapa orang nama yang dimaksud tidak pegawai KPK. Inspektorat KPK masih mengoleksi informasi tambahan lanjut terkait hal tersebut.

“Penelusuran awal oleh Inspektorat menemukan ada beberapa nama yang dimaksud tidak pegawai KPK. Inspektorat masih terus mengoleksi substansi keterangan terkait laporan tersebut, untuk aktivitas lanjut berikutnya,” ucapnya.

Tessa mengemukakan KPK terus mengingatkan persoalan bahaya judi online untuk para pegawainya. Hal itu agar tidak ada ada yang digunakan terlibat judi online.

“KPK pada berubah-ubah kesempatan juga sudah pernah mengingatkan seluruh pegawainya, mengenai dampak kemudian bahaya praktik judi online ini,” katanya.

Saksikan Live DetikPagi:

(ygs/idn)

Artikel ini disadur dari MAKI: Kok Berani Pegawai KPK Main Judi Online, Terkesan Menantang Hukum

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *