Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Entertainment

Jon Landau, Produser Legendaris pada Balik Titanic kemudian Avatar Tutup Usia oleh sebab itu Kanker

15
×

Jon Landau, Produser Legendaris pada Balik Titanic kemudian Avatar Tutup Usia oleh sebab itu Kanker

Share this article
Example 468x60

Jakarta – Jon Landau, produser pemenang Oscar meninggal pada Jumat, 5 Juli 2024 ke Los Angeles akibat karsinoma yang dimaksud dideritanya. Dia dikenal melalui karyanya pada menghidupkan tiga dari empat film terlaris sepanjang masa: Titanic, dan juga dua film Avatar.

Jon menyebabkan sejarah dengan Titanic yang mana berubah jadi film pertama dengan pendapatan lebih banyak dari US$ 1 miliar (sekitar Rupiah 16,2 miliar) dalam box office global. Dia kemudian mencatatkan rekor dengan Avatar pada 2009 dan juga sekuelnya Avatar: The Way of Water pada 2022. Sebelum kematiannya, Jon sangat terlibat di produksi sekuel Avatar. Jon juga dikenal sebagai mitra lama sutradara James Cameron, juga berencana merilis total lima film di waralaba yang disebutkan hingga 2031.

Example 300x600

Jon Landau Dedikasi Seumur Hidup pada Perfilman

Lahir di dalam New York pada 23 Juli 1960, Jon Landautumbuh pada keluarga yang tersebut berkecimpung di dalam lapangan usaha perfilman, dengan ayahnya yang dimaksud juga orang produser. Sebelum berkolaborasi dengan James Cameron, Jon memproduksi film-film seperti Honey, I Shrunk the Kids (1989) kemudian Dick Tracy (1990). Pada usia 29 tahun, ia menjadi duta presiden eksekutif produksi film layar lebar pada 20th Century Fox, mengawasi produksi film seperti Die Hard 2 (1990), The Last of the Mohicans (1992), Mrs. Doubtfire (1993), juga True Lies (1994), yang juga bekerja mirip dengan Cameron.

Saat meninggalkan Fox, Cameron mengundang Jon untuk membaca naskah dengan nama Planet Ice yang digunakan kemudian menjadi Titanic (1997). Selain itu, kredit produksi lainnya dari Jon termasuk Campus Man (1987), Solaris (2002), juga Alita: Battle Angel (2019).

Melansir dari Variety, pada wawancara dengan The Talks pada 2022, Jon bercerita tentang kariernya pada Hollywood. Dia menyatakan bahwa ia tidak ada pernah puas semata-mata duduk di dalam meja dan juga menyetujui secara resmi dokumen.

“Saya bukan pernah bisa saja hanya saja duduk ke meja dan juga melakukan penandatanganan apa pun. Bukan semata-mata sebagai produser, tapi di kehidupan. Saya ingin berpartisipasi, saya ingin bersuara, saya ingin mempunyai pengaruh,” tutur dia. Filosofi ini turut mendorongnya untuk menginspirasi pemukim di sekitarnya melampaui batas kemampuan mereka.

Kepergian Jon meninggalkan istrinya, Julie Landau, yang mana telah lama dinikahinya selama hampir 40 tahun, dan juga kedua putra mereka, Jamie kemudian Jodie Landau. Dia juga meninggalkan saudara-saudaranya, Tina, Kathy, kemudian Les Landau.

Penghormatan dari Rekan, Sahabat, dan juga Kolaborator

Banyak rekan juga kolaborator Jon memberikan penghormatan kepadanya. Alan Bergman, Co-Chairman Disney Entertainment, menyatakan, Jon adalah pribadi visioner dengan bakat juga semangat luar biasa yamg menyebabkan beberapa kisah paling tak terlupakan bermetamorfosis menjadi nyata di dalam layar lebar. Kontribusinya yang tersebut luar biasa terhadap lapangan usaha film telah lama meninggalkan kesan yang mana tak akan tergantikan, kepergiannya juga akan sangat dirindukan. 

“Dia adalah pribadi produser yang tersebut ikonik juga sukses namun bermetamorfosis menjadi penduduk yang dimaksud lebih lanjut baik lagi serta merupakan kekuatan alam sejati yang menginspirasi semua pemukim pada sekitarnya,” ujar Alan, dikutipkan melalui Variety pada Senin, 8 Juli 2024.

Leonardo DiCaprio, pemeran utama pada Titanic, juga mengatakan, Jon adalah penduduk baik, bijaksana, serta berempati, yang tak ingin menciptakan apa pun selain dampak positif pada siapa pun atau apa pun yang dimaksud didekatinya. “Warisan dan juga kepemimpinannya akan terus hidup selamanya. Aku turut berbela sungkawa untuk seluruh keluarganya. Beristirahat di damai; kamu akan sangat dirindukan,” tutur Leo.

Joe Letteri, supervisor VFX pada film Avatar turut memberikan penghormatannya. Dia menyatakan, Jon adalah pria yang luar biasa serta diskon hati dan juga pembuat film kelas dunia yang meninggalkan warisan yang mana akan bertahan selama beberapa generasi. “Dedikasinya terhadap seni pembuatan film menginspirasi kami setiap hari. Pikiran kami tertuju pada keluarga juga orang-orang terkasihnya,” kata Joe.

Stephen Rivkin, editor film Avatar juga mengatakan, bahwa ia beruntung bisa saja mengenal sosok sahabatnya itu. “Jon adalah pahlawan kami. Dia adalah serta akan setiap saat bermetamorfosis menjadi juara terhebat pada film Avatar dan cahaya penuntun bagi keluarga Avatar yang telah lama bekerja serta terus mengerjakan film-film tersebut,” ujar Stephen. 

VARIETY | THE NEW YORK TIMES

Artikel ini disadur dari Jon Landau, Produser Legendaris di Balik Titanic dan Avatar Tutup Usia karena Kanker

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *