Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Kesehatan

Jangan Salah, Hal ini Perbedaan Sunscreen kemudian Sunblock

13
×

Jangan Salah, Hal ini Perbedaan Sunscreen kemudian Sunblock

Share this article
Example 468x60

Jakarta – Sinar matahari adalah sumber kehidupan, namun paparan sinar ultraviolet (sinar UV) dari matahari dapat menyebabkan kehancuran pada kulit. Dalam upaya melindungi dermis dari efek buruk sinar matahari, banyak hasil yang mana tersedia di dalam pasaran, seperti sunscreen lalu sunblock.

Perbedaan Antara Sunscreen juga Sunblock

Example 300x600

Meski rutin digunakan secara bergantian, sunscreen lalu sunblock memiliki perbedaan pada cara melindungi epidermis dari sinar matahari. Sunscreen bekerja dengan mengakomodasi sinar UV juga mengonversinya berubah menjadi panas, berikutnya melepaskannya dari kulit.

Sebaliknya, sunblock bekerja dengan memberikan lapisan fisik pada dermis yang tersebut memantulkan sinar UV. Dengan kata lain, sunscreen “menyaring” sinar matahari, sedangkan sunblock “memantulkan” sinarnya.

Dilansir dari Health, kebanyakan sunscreen cuma melindungi dari UVB (Ultraviolet B) juga sebagian UVA (Ultraviolet A) rays, sedangkan sunblock memberikan pemeliharaan lebih banyak baik akibat melibatkan senyawa mineral seperti zinc oxide atau titanium dioxide yang dimaksud menciptakan lapisan fisik di menghadapi kulit.

Sunscreen atau Sunblock?

Dalam menentukan apakah memilih sunscreen atau sunblock, sangat tergantung pada preferensi kemudian permintaan setiap orang. Sunscreen yang mana biasanya hadir pada bentuk krim, lotion, atau gel, lebih lanjut simpel meresap ke di epidermis juga banyak memberikan tampilan yang lebih tinggi ringan. Sementara itu, sunblock, yang mana cenderung tambahan tebal lalu kemungkinan besar meninggalkan lapisan putih pada kulit, memberikan proteksi fisik yang tersebut kuat.

Dikutip dari Forbes, sunblock lebih tinggi direkomendasikan bagi dia yang dimaksud mempunyai epidermis sensitif atau rentan terhadap kesulitan epidermis tertentu. Kandungan mineral pada sunblock cenderung lebih tinggi cocok untuk dermis sensitif, oleh sebab itu tidaklah menyebabkan iritasi atau alergi seperti beberapa unsur kimia yang ditemukan pada sunscreen.

Namun, pilihan antara sunscreen serta sunblock juga dapat dipengaruhi oleh aktivitas dan juga permintaan dermis individu. Saat berolahraga atau beraktivitas pada luar ruangan, sebagian pendatang mungkin saja lebih banyak memilih sunscreen yang dimaksud ringan serta simpel menyerap. Sementara pemukim lain mungkin saja memilih sunblock untuk pemeliharaan yang dimaksud lebih besar intensif.

Cara Pengaplikasian Sunscreen kemudian Sunblock

Penggunaan sunscreen dan juga sunblock sebaiknya menjadi bagian dari rutinitas perawatan lapisan kulit harian. Dilansir dari Baylor Scott & White Health, pengaplikasian sunscreen atau sunblock dikerjakan setidaknya 15 hingga 30 menit sebelum terpapar sinar matahari. Hal ini memberikan waktu bagi barang yang dimaksud untuk meresap ke di lapisan kulit serta memberikan pemeliharaan optimal.

Selain itu, jumlah agregat yang tepat yang dimaksud harus digunakan adalah sekitar satu ons atau setara dengan satu sendok makan, untuk melindungi seluruh tubuh. Pemakaian ulang juga penting, teristimewa setelahnya berenang, berkeringat, atau setiap dua jam sekali.

Dalam pemanfaatan ulang, jangan lupa untuk mencakup area yang dimaksud kerap terlewat, seperti leher, belakang leher, lalu telinga. Dikutip dari Verywell Health, item sunscreen atau sunblock yang baik adalah yang mana ber-SPF (Sun Protection Factor) minimal 30. Hal ini dapat memberikan pengamanan yang tersebut baik terhadap sinar UVB . Untuk melindungi dari sinar UVA, pastikan komoditas yang dimaksud juga miliki label “Broad Spectrum”.

Artikel ini disadur dari Jangan Salah, Ini Perbedaan Sunscreen dan Sunblock

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *