Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Teknologi

Kondisi Mutakhir Banjir dan juga Tanah Longsor di dalam Kota Bolaang Mongondow Selatan

19
×

Kondisi Mutakhir Banjir dan juga Tanah Longsor di dalam Kota Bolaang Mongondow Selatan

Share this article
Example 468x60

Jakarta – Banjir juga tanah longsor melanda Wilayah Bolaang Mongondow Selatan, Sulawesi Utara, pada Rabu, 26 Juni 2024. Bencana ini dipicu oleh bibit siklon tropis 98W yang dimaksud terpantau Badan Meteorologi, Klimatologi, lalu Geofisika (BMKG) berada ke laut Filipina. Bibit siklon tropis yang disebutkan menyebabkan hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi yang dimaksud berdampak pada meluapnya beberapa sungai yang mengakibatkan banjir juga tanah longsor di dalam Daerah Bolaang Mongondow Selatan.

Berdasarkan data yang diterima oleh Badan Penanggulangan Bencana Nasional (BNPB), area yang terkena dampak banjir juga tanah longsor ini meliputi sembilan desa pada Kecamatan Pinolosian dan juga enam desa ke Kecamatan Pinolosian Tengah. Dilaporkan bahwa jumlah total penduduk yang mana terkena dampak bertambah dari yang dimaksud sebelumnya 671 kepala keluarga atau 1.893 jiwa berubah menjadi 2.259 kepala keluarga atau 7.788 jiwa.

Example 300x600

Kepala Pusat Data, Berita juga Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengungkapkan kerugian materil tercatat banyaknya 2.259 unit rumah kemudian dua infrastruktur sekolah terendam banjir dengan ketinggian muka air berkisar 60-120 sentimeter. Selain itu, sebagian akses jalan tertutup material longsor. “Bupati Daerah Bolaang Mongondow menetapkan status keadaan darurat selama 30 hari terhitung mulai tanggal 17 Juni hingga 17 Juli 2024,” kata Muhari, Ahad, 30 Juni 2024.

Kondisi mutakhir, kata Muhari, banjir telah surut dan juga warga sudah ada mulai membersihkan rumah dari sisa-sisa material sampah pascabanjir. Menurut dia, adapun jalan yang dimaksud tertutup material longsor telah bisa saja dilalui kendaraan. “Dilaporkan situasi sudah ada normal sehingga para warga sudah ada bisa saja beraktifitas.”

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bolaang Mongondow kemudian semua unsur terkait masih terus melakukan penangan pascabencana serta mendistribusikan bantuan untuk warga yang digunakan terkena dampak.

Muhari menambahkan, BNPB mengimbau untuk warga Kota Bolaang Mongondow untuk terus-menerus waspada terhadap ancaman penyakit yang dimaksud mungkin saja muncul ketika maupun pasca pembersihan meterial banjir.

Artikel ini disadur dari Kondisi Mutakhir Banjir dan Tanah Longsor di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *