Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Teknologi

pemerintahan fokus pulihkan layanan masyarakat imbas serangan siber PDNS

26
×

pemerintahan fokus pulihkan layanan masyarakat imbas serangan siber PDNS

Share this article
pemerintahan fokus pulihkan layanan komunitas imbas serangan siber PDNS
Example 468x60

DKI Jakarta – Wakil Menteri Komunikasi juga Informatika (Wamenkominfo) Nezar Patria mengungkapkan pemerintah pada waktu ini berfokus pada pemulihan layanan umum yang digunakan terimbas dari adanya serangan siber ransomware Brain Cipher yang dimaksud terbentuk pada Pusat Fakta Nasional Sementara (PDNS) 2.

Hal ini disampaikannya menjawab pertanyaan wartawan apakah pemerintah akan datang membayar uang tebusan 8 jt dolar Amerika Serikat atau setara Rp131 miliar yang diminta oleh penyerang sistem PDNS 2.

Example 300x600

"Belum, belum bicara mengenai itu (membayar tebusan 8 jt dolar AS). Kami lagi bekerja keras mengatasi khususnya layanan masyarakat tetap berjalan kembali seperti sedia kala. Mohon dukungan juga doanya semua," kata Nezar pada Jakarta, Senin.

Dalam konferensi pers di dalam Kementerian Kominfo, disampaikan bahwa serangan siber yang menyerang PDNS 2 merupakan varian baru atau turunan dari ransomware lockbit 3.0.

Adapun serangan yang dimaksud menyebabkan berjumlah 210 instansi baik pada tingkat area maupun pusat mengalami kendala lalu menyebabkan layanan masyarakat terganggu.

Salah satu layanan umum yang dimaksud paling terimbas ialah kegiatan keimigrasian yang mana berada pada bawah naungan Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan juga Hak Asasi Manusia (Kemenkumham).

Dalam rangka pemulihan layanan publik, eksekutif menggalakkan instansi-instansi pemilik data sebagai tenant untuk melakukan migrasi data sehingga layanan umum yang mana terdampak bisa jadi kembali normal.

"Secepatnya kami pulihkan, beberapa sudah ada bisa saja dipulihkan, migrasi layanan pokoknya kita pulihkan,"kata Nezar.

Di samping itu, pemerintah juga menjalankan dengan intensif investigasi serta forensik digital untuk dapat mengamankan data yang diserang bukan bertambah.

Untuk bagian yang mana telah terkontaminasi serangan siber tersebut, otoritas telah dilakukan melakukan karantina pada bagian yang mengalami masalah.

"Kami konsentrasi isolasi kemudian containment data-data yang dimaksud terdampak," tambah Nezar.

Ransomware Brain Cipher merupakan terbaru dari ransomware lockbit 3.0. Ransomware lockbit 3.0 kemungkinan besar sudah ada dikenal sebagai jenis ransomware yang tersebut juga sempat menyerang sistem Bank Syariah Indonesi pada 2023.

Cara kerja ransomware sendiri menyebabkan data yang dimaksud dimiliki oleh pemilik data terenkripsi sehingga akses informasi berubah jadi terbatas atau bahkan hilang sepenuhnya.

Artikel ini disadur dari Pemerintah fokus pulihkan layanan publik imbas serangan siber PDNS

Example 300250
Example 120x600

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *